[Tujuan Tempat Wisata
di Indonesia]
✿ Air Terjun Grojokan
Sewu, Tawangmangu.
Tawangmangu
sudah dikenal sebagai obyek wisata yang berada di pegunungan lereng barat
Gunung Lawu yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat dengan jarak
waktu sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo). Lokasi air terjun ini sudah
menjadi area wisata sejak masa kolonial Belanda.
Obyek wisata yang menjadi tujuan utama adalah air terjun Grojokan Sewu dengan tinggi sekitar 81 m. Di tempat tetirah ini sudah tersedia berbagai macam sarana pendukung wisata seperti adanya kolam renang dan berbagai macam bentuk penginapan. Dari Tawangmangu bisa dimulai melakukan pendakian ke puncak Gunung Lawu (Pos Cemorokandang). Selain itu, dari tempat ini juga terdapat jalan yang tembus menuju ke Telaga Sarangan yang ada di Magetan lewat Cemorosewu.
Selain udara disini sejuk, keindahan alam yang ada di sekitarnya tidak kalah menariknya dengan kawasan wisata lain yanga ada di indonesia, terlebih lagi daerah ini juga terkenal dengan produksi pertanian sebagai penghasil sayur mayur selain keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojokan Sewu. Tawangmangu sudah menjadi pilihan untuk orang-orang yang berasal dari perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel mapun penginapan.
Obyek wisata yang menjadi tujuan utama adalah air terjun Grojokan Sewu dengan tinggi sekitar 81 m. Di tempat tetirah ini sudah tersedia berbagai macam sarana pendukung wisata seperti adanya kolam renang dan berbagai macam bentuk penginapan. Dari Tawangmangu bisa dimulai melakukan pendakian ke puncak Gunung Lawu (Pos Cemorokandang). Selain itu, dari tempat ini juga terdapat jalan yang tembus menuju ke Telaga Sarangan yang ada di Magetan lewat Cemorosewu.
Selain udara disini sejuk, keindahan alam yang ada di sekitarnya tidak kalah menariknya dengan kawasan wisata lain yanga ada di indonesia, terlebih lagi daerah ini juga terkenal dengan produksi pertanian sebagai penghasil sayur mayur selain keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojokan Sewu. Tawangmangu sudah menjadi pilihan untuk orang-orang yang berasal dari perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel mapun penginapan.
Kami harus melewati anak tangga yang
membuat kaki ini sedikit pegal, tapi itu tak mengurangi semangat kami untuk
menikmati liburan di awal Tahun 2015. Sepanjang perjalanan melewati tangga ada
beberapa kera liar yang mengiringi perjalanan kami, sangat menyenangkan.
Sampai di lokasi Air Terjun Grojogan
Sewu terlihat tanah lapang yang sangat luas didominasi pohon-pohon besar serta
ruko-ruko pedagang yang berjajar rapi. Air Terjun Grojogan Sewu ini sudah di
lengkapi dengan beberapa arena permainan yang sangat mendukung. Ada Mini
Waterboom, Mini Rafting, Out Bond dan Flying Fox.
Ada satu jembatan yang sangat
terkenal di sini. Jembatan ini terkenal dengan sebutan “Jembatan Cinta”.
Mitosnya bagi pasangan yang berhenti di atas jembatan ini saat melewatinya,
maka setelaht pulang nanti hubungan mereka tak harmonis lagi, bahkan bisa
putus. Entah bagaimana kebenarannya, yang pasti itu hanya mitos dan saya tidak
mempercayainya.
Bagi pengunjung dilarang mandi di
bawah aliran Air Terjun Grojogan Sewu. Menurut penjaga, alasannya Aliran Air di
sini sangatlah deras. Jika ada kerikil kecil yang jatuh dari atas dan mengenai
kepala ataupun anggota badan yang lain bisa mengakibatkan hal yang fatal. Maka
dari itu sangat dilarang keras mandi dibawah aliran Air Terjun Tawangmangu.
Satu
pecak adalah satu telapak kaki orang dewasa. Air terjun tertinggi yang
tingginya ada sekitar 80 meter. Ada juga sebuah air terjun yang tidaklah terlalu
tinggi namun pancurannya meluas dan sampai membentuk cabang-cabang. Bila sedang
musim hujan, di sekeliling tebing akan dihujani oleh air terjun, tetapi saat
musim panas, akan banyak air terjun yang kering.
Hutan wisata Grojokan Sewu mempunyai luas sekitar 20 Ha. Kawasan hutan ini juga banyak ditumbuhi berbagai macam jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera yang jinak. Beberapa fasilitas yang bisa Anda nikmati di hutan wisata ini adalah Taman Binatang Hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan toko cinderamata, mushola dan MCK.
Hutan wisata Grojokan Sewu mempunyai luas sekitar 20 Ha. Kawasan hutan ini juga banyak ditumbuhi berbagai macam jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera yang jinak. Beberapa fasilitas yang bisa Anda nikmati di hutan wisata ini adalah Taman Binatang Hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan toko cinderamata, mushola dan MCK.
Grojogan Sewu Tawangmangu masih termasuk tempat wisata di Solo dan
sekitarnya yang bernuansa alam dan paling paling terkenal. Terdapat di sisi
barat dari Gunung Lawu, Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan sebuah air terjun
yang indah dan menyimpan banyak sekali misteri. Lokasi air terjun Grojokan Sewu Tawangmangu pun juga tidak jauh dari kota Solo, hanya berjarak
sekitar 27 km di sebelah timur kota Solo, lebih tepatnya di Kabupaten
Karanganyar dan Air terjun Grojogan Sewu juga masih merupakan bagian dari Hutan
Wisata Grojogan Sewu. Harga tiket masuk Grojogan Sewu Tawangmangu adalah
sekitar Rp 18,000,- perorang pada tahun 2014 ini.
Grojokan Sewu memiliki arti air terjun seribu. Walaupun air terjun
yang ada di sini tidak berjumlah seribu, namun disini ada beberapa titik dari
air terjun yang bisa dinikmati. Kata sewu yang artinya adalah seribu disini
pada awalnya berasal dari seribu pecak, atau satuan jarak yang digunakan pada
saat itu yang adalah tinggi air terjun.
☆ Salam buat isteri :
‘Siti Nurjanah’






















































- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact